Definisi

Profit factor

Profit factor (faktor laba) adalah laba kotor dibagi rugi kotor. Arti angka 1,0, 1,5, dan 3,0, seberapa jauh biaya menurunkannya, dan satu uji yang membongkar angka palsu.

Diperbarui

Profit factor (faktor laba) adalah laba kotor dibagi rugi kotor dari sekumpulan transaksi yang sudah ditutup — setara dengan win rate dikali rata-rata untung, dibagi tingkat kalah dikali rata-rata rugi. Angka 1,0 berarti impas sebelum biaya; sistem yang bertahan di pasar riil biasanya berada di antara 1,3 dan 2,0 setelah fee. Angka di atas sekitar 3 pada backtest dengan kurang dari beberapa ratus transaksi lebih mungkin berasal dari overfitting atau satu transaksi pencilan daripada dari keunggulan yang tahan lama.

Dikenal juga sebagai
faktor laba · PF · rasio laba kotor/rugi kotor

Cara menghitungnya

            Profit factor = Gross profit ÷ Gross loss
              = (p × Avg win) ÷ ((1 − p) × Avg loss),  p = win rate

p = 0.40, Avg win = 300, Avg loss = 100:
  Profit factor = (0.40 × 300) ÷ (0.60 × 100) = 120 ÷ 60 = 2.0
  Expectancy per trade = (0.40 × 300) − (0.60 × 100) = 60

Net of 10 per trade in costs, over 100 trades (40 wins at 290, 60 losses at 110):
  Net profit factor = 11,600 ÷ 6,600 = 1.76;  net expectancy = 50

1.0 = break-even before costs. Size-free, but blind to trade count and loss order.
          

Contoh perhitungan: Win rate 40%, rata-rata untung 300, rata-rata rugi 100 → (0,40 × 300) ÷ (0,60 × 100) = 2,0; dengan biaya 10 per transaksi, 1,76.

Ekspektansi dalam bentuk rasio, dengan titik buta yang sama

Profit factor membawa informasi yang sama dengan ekspektansi, hanya dinyatakan sebagai rasio dan bukan uang per transaksi. Pada win rate 40%, rata-rata untung 300 dan rata-rata rugi 100, faktornya adalah (0,40 × 300) ÷ (0,60 × 100) = 2,0 dan ekspektansinya 60 per transaksi; rasio bisa dibandingkan lintas ukuran akun, ekspektansi tidak. Harganya adalah membuang frekuensi transaksi dan urutan kerugian: dua sistem dengan angka 2,0 yang sama bisa punya drawdown yang sangat berbeda, dan laju pertumbuhan Kelly membutuhkan win rate dan payoff secara terpisah, yang tidak bisa dipulihkan dari satu faktor saja. QANTERION menerbitkan win rate dan batas drawdown tiap strategi di halaman strateginya (momentum kripto: win rate 37%, batas 3%) justru karena win rate sendiri tidak mengatakan apa pun tentang faktornya.

Bersih dari biaya, dan tanpa transaksi terbaik

Kurangi fee dan slippage dari setiap transaksi sebelum menghitung faktornya. Pada 100 transaksi yang sama, biaya 10 per transaksi mengubah 40 untung sebesar 300 menjadi 40 untung sebesar 290 dan 60 rugi sebesar 100 menjadi 60 rugi sebesar 110: faktornya turun dari 2,0 ke 11.600 ÷ 6.600 = 1,76. Pada sistem frekuensi tinggi dengan margin tipis, faktor kotor 1,6 bisa berada di bawah 1,0 setelah biaya, dan itulah seluruh perbedaan antara strategi dan mesin pembayar fee. Lalu buang satu transaksi dengan untung terbesar dan hitung ulang; jika faktornya ambruk, keunggulannya hanya satu transaksi itu.

Cara salah menafsirkannya

Cara paling umum mengakali faktor ini adalah mengejar win rate. Sistem bergaya martingale menunjukkan win rate 95% dan tampak hebat sampai rentetan kerugian tiba, saat rugi kotor dari segelintir transaksi melampaui semua untung kecil dan faktornya jatuh di bawah 1: rasio ini ditentukan oleh besarnya kerugian, bukan jumlahnya. Salah baca lainnya adalah mengutip faktor dari hasil hipotetis tanpa jumlah transaksi. NFA mewajibkan peringatan khusus pada angka kinerja hipotetis (Interpretive Notice 9025) karena angka seperti itu lazim disajikan tanpa konteks yang dibutuhkan pembaca untuk menilainya.

Sumber

Definisi ini bersifat edukasi. Tidak ada nasihat investasi di sini, dan tidak ada metrik yang dijelaskan yang memprediksi hasil di masa depan.

Mengetahui definisi adalah bagian yang mudah

Tahu apa itu drawdown tidak sama dengan punya sistem yang berhenti saat drawdown tercapai. QANTERION menerapkan batasan itu selagi strategi berjalan.